Saturday 20 August 2011

Sepenggal cerita (gadis kecil)


Dalam sebuah riwayat menyatakan bahawa ada seorang lelaki tua sedang berjalan-jalan di tepi sungai, sedang dia berjalan-jalan dia melihat seorang anak kecil sedang mengambil wudhu’ sambil menangis.
Ketika orang tua itu melihat anak kecil tadi menangis, dia pun berkata, “Wahai anak kecil kenapa kamu menangis?”
Maka berkata anak kecil itu, “Wahai kakek saya telah membaca ayat al-Qur’an sehingga sampai kepada ayat yang berbunyi, “Yaa ayyuhal ladziina aamanuu quu anfusakum wa ahliikum naaraa” yang bermaksud, ” Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari siksaan api neraka.” Saya menangis sebab saya takut akan dimasukkan ke dalam api neraka.”


Berkata orang tua itu, “Nak, janganlah kamu takut, sesungguhnya kamu terpelihara dan kamu tidak akan dimasukkan ke dalm api neraka.”
Berkata anak kecil itu, “Kek, kakek adalah orang yang berakal, tidakkah kakek lihat kalau orang menyalakan api maka yang pertama sekali yang mereka akan letakkan ialah ranting-ranting kayu yang kecil dahulu kemudian baru mereka letakkan yang besar. Jadi tentulah saya yang kecil ini akan dibakar dahulu sebelum dibakar orang dewasa.”

riwayat ini seolah-olah lahir didunia saya secara nyata, anak kecil yang tumbuh dewasa, berparas cantik, dan berakhlak mulia. ia berkata kepada saya "agama itu emas, jilbab ini adalah permata, sedangkan sopan santun wanita adalah berlian". terkejut saya dengan perkataan anak kecil ini, saya hanya berfikir beruntung sekali orang tuanya, mempunyai bibit anak sholeh.

kemudian saya tanyai, ketika sekolah apakah tidak merasa gerah dalam memakai hijab??? anak kecil ini berkata "neraka lebih panas (sembari tersenyum), dibandingkan sengatan matahari atau rasa panas didunia". kemudia dia meneruskan perkataannya "lihatlaah, sekarang manusia hanya memikirkan apa yang ada didunia. lihat orang yang bersepeda motor itu. sebelum mereka melewati panasnya terik siang mereka bisa mempersiapkan pakaian tebal, kaos tanggan, jaket, kaos kaki, kaos tangan, dan juga helm. tujuannya hanya satu, mereka tidak ingin kulit mereka tersengat panasnya sinar matahari. (matanya berkaca-kaca saat berkata).


tapi apa yang ia lakukan untuk agamannya???? mereka meyakini bahwa neraka itu ada dan panasnya 70.000 dari panasnya dunia. tapi mereka tidak membawa perlengkapan untuk melewatinya (jatuh air matanya). mereka tidak berusaha mempelajari agamannya, mereka tidak berusaha mengerti apa yang allah inginkan atas hambanya, mereka tidak berusaha untuk sholat tepat waktu, mereka tidak mencoba menutup auratnya dengan sempurna,mereka tidak mengadili harta yang allah berikan, mereka tidak memperhatikan orang-orang miskin yang membutuhkan bantuan.... (diam menahan tangis)

satu kata yang saya katakan dihati saya (subhanallah)

gadis kecil ini melanjutkan perkataannya, "

يا أيها الذين آمنوا قوا أنفسكم وأهليكم نارا وقودها الناس والحجارة عليها ملائكة غلاظ شداد لا يعصون الله ما أمرهم ويفعلون ما يؤمرون

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

maka lindungilah semua orang yang kalian sayangi, agar mereka terselamatkan dari api neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu. :)
 
;